“Kami meyakini bahwa literasi keuangan bukan sekadar hitung-hitungan soal uang, tetapi merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter calon pemimpin masa depan yang bertanggung jawab, mandiri, disiplin, dan berintegritas,” tegas Gogor.
Gogor juga meyakini bahwa kehadiran Otoritas Jasa Keuangan di tengah para siswa ini adalah sebuah wujud nyata komitmen negara dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga cerdas secara finansial.
Ia berpesan agar para siswa sebagai generasi muda mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan keuangan yang semakin kompleks di era digital ini, karena kemudahan akses terhadap produk keuangan juga menyimpan risiko tanpa adanya pemahaman yang kuat.
Salah satu rangkaian kegiatan adalah pengukuhan simbolis duta literasi keuangan kepada perwakilan siswa Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara, yang diharapkan menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan perilaku keuangan yang sehat, meningkatkan literasi keuangan, serta kewaspadaan terhadap risiko di lingkungan keluarga, masyarakat, dan institusi tempat mereka kelak mengabdi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












