Pesan Sekda Lukas Untuk Guru Paud: Non Scholæ Sed Vitæ Discimus

1713879950900
Sekda Nagekeo Lukas Mere saat menyerahkan hadiah kepada siswi TK dalam kegiatan Porseni Guru dan Gebyar Paud tingkat Kabupaten Nagekeo tahun 2024, Photo dok: Flobamora-News

Sekda Lukas menyampaikan, pesan dalam tema yang diusung pada kegiatan Porseni Guru dan Gebyar Paud tahun 2024 jelas yaitu mewujudkan masyarakat Nagekeo yang sehat, cerdas, bermartabat dan berbudaya menuju generasi emas tahun 2045.

Oleh sebab itu, menurut Sekda Lukas pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Nagekeo harus bereloborasi dengan berbagai sektor dalam pengembangan sumber daya pendidikan seperti UMKM, pariwisata, pertanian dan budaya yang dipetakan setiap Kecamatan.

“Pesannya jelas kita belajar untuk hidup bukan untuk sekolah” ungkap Sekda Lukas.

Ke depannya, Sekda Lukas berpesan agar kegiatan Porseni dan Gebyar Paud ini bisa bekerjasama dengan even organizer (EO) sehingga dikemas secara baik dalam rangka bela beli Nagekeo.

“Ini promosi dengan yel-yel , Wolowae dengan Kinde, Boawae dengan Ebulobo, Mauponggo tidak mau kalah durianya, nah ini harus dikemas dalam satu even promosi” saran Sekda Lukas.

Sekilas Tentang non scholæ sed vitæ discimus

Motto tersebut merupakan kebalikan dari motto aslinya, yang muncul dalam Moral Letters to Lucilius karya Seneca the Younger sekitar tahun 65 Masehi. Motto ini muncul dalam bagian occupatio di mana Seneca membayangkan keberatan Lucilius terhadap argumennya.



Exit mobile version