Presidente Timor Leste Resmikan Bandara Internasional Oecusse

IMG 20190619 WA0010

Aeroporto Internacional De Oe-Cuse “Rota do Sandalo” ini dibangun sejak tahun 2015 silam dengan menelan anggaran kurang lebih 120 juta $ atau setara 1,7 triliun rupiah yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana asal Indonesia PT Wijaya Karya.

Presidente da Autoridade da RAEOA – ZEESM Timor Leste, Dr. Mari Bim Amude Alkatiri dalam sambutannya mengatakan menjelaskan tentang kayu cendana yang disematkan pada nama bandara internasional tersebut. Sejarah telah mencatat bahwa kedatangan bangsa Portugis ke Pulau Timor untuk mencari salah satu kekayaan alam yang dimiliki orang Timor yaitu kayu cendana. Mereka pertama kali menginjakkan kakinya di Lifau, Oecusse pada tahun 1515-an. Oecusse juga akhirnya dikenal dunia luar karena menjadi pelabuhan para VOC sebelum berpindah ke Mena, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sejarah inilah yang menjadi pertimbangan Bandara Internasional di Oecusse dinamakan Rota do Sandalo atau Kayu Cendana.

Duta Besar Indonesia untuk negara Timor Leste, Sahat Sitorus kepada awak media ini mengucapkan selamat kepada masyarakat Timor Leste khususnya yang berada di Oekusi, wilayah otonomi khusus Timor Leste karena telah diresmikannya Bandar Udara Internasional sebagai jalur transportasi dan perhubungan yang semakin baik dengan Indonesia.



Exit mobile version