“Pembongkaran gedung lama membutuhkan waktu hampir dua minggu karena konstruksinya menggunakan baja dan sudah termakan usia,” jelasnya.
Setelah pembongkaran rampung, pekerjaan pembangunan fondasi mulai dilaksanakan pada pertengahan September 2026.
Selain progres pembangunan, Yuliana juga memberikan klarifikasi mengenai pengadaan meubelair dalam program revitalisasi SD Inpres Nifubia.
Ia membantah informasi yang menyebut sekolahnya memperoleh anggaran meubelair, namun kemudian anggaran tersebut diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Terkait meubelair, kami SD Inpres Nifubia tidak mendapatkan meubelair. Informasi bahwa anggaran meubelair diserahkan ke dinas, itu tidak benar,” tegas Yuliana.
Menurutnya, klarifikasi tersebut penting agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pengelolaan anggaran dalam program revitalisasi sekolah.
Yuliana juga membantah informasi mengenai ketersediaan material pasir di lokasi pembangunan hingga 27 September 2026 yang sebelumnya disebut baru mencapai dua ret atau sekitar enam meter kubik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












