Rumah yang layak huni menempatkan manusia pada rasa aman. Abraham Maslow menempatkan rasa aman (safety needs) sebagai kebutuhan dasar manusia pada tingkat kedua setelah kebutuhan fisiologis. Rumah yang layak huni menjadi ruang di mana manusia merasa terlindungi, baik secara fisik maupun psikis. Tanpa rasa aman, sulit bagi seseorang untuk berkembang, apalagi mencapai potensi terbaiknya.
Dari sudut pandang sosial, program perumahan ini memiliki dampak yang luas seperti meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan pembangunan.
Untuk itu, program ini harus dikawal bersama sehingga program ini tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat dengan kategori tersebut, bukan justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.
Oleh: Riski Kake
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












