LGDG yang dikonfirmasi lebih lanjut terkait kebenaran informasi bahwa dirinya saat ini merupakan salah satu Bacalon Bupati Ende pun tidak menampik. “Ya, kita coba (mencalonkan diri sebagai Bupati Ende, red). Pasti, tetapi saya tidak mau bicara dulu soal pencalonan. Jangan dulu. Nanti kapan-kapan, jangan sekarang e. Soalnya nanti melebar kemana-mana. Yang jelas saya dipanggil periksa (terkait kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Ende senilai Rp 2,1 Miliar, red) dan saya mengatakan tidak tahu, karena memang saya tidak pernah tahu,” tegasnya lagi.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Harian 2 KONI Ende, KP yang berhasil dikonfirmasi media ini mengaku, bahwa dirinya telah memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Penyidik Satreskrim Ende pada Hari Selasa, (14/03/2023).
“Hari Selasa tanggal 14 Maret, saya sudah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi karena jabatan saya di KONI sebagai Wakil Ketua 2. Ada banyak pertanyaan dari Penyidik seputar mekanisme yang ada di KONI, tetapi seluruh pertanyaan dari Penyidik itu, saya jawab semuanya tidak tahu,” bebernya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
