Sektor  Jasa Keuangan yang Stabil Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Optomal dan Berkelanjutan

Reporter : Eka Malik OJK Editor: Redaksi
IMG 20251212 WA00122

Likuiditas transaksi di pasar saham domestik meningkat di semester II-2025
didorong oleh meningkatnya peran aktif investor individu domestik. Hal ini
tercermin dari Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham pada November 2025
yang membukukan rekor All-Time Highsebesar Rp17,22 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahn 2024 yang sebesar Rp12,85 triliun.

Sejalan dengan arah penguatan pasar pada November 2025, investor asing
membukukan net buy di pasar saham domestik senilai Rp12,20 triliun mtm,
sehingga secara ytd akumulasi net sell investor asing menjadi Rp29,58 triliun.
Menguatnya minat investor asing dalam dua bulan terakhir ini menunjukkan
keyakinan dan persepsi yang positif terhadap pasar domestik.

Secara keseluruhan pasar obligasi dalam negeri juga tetap terjaga stabilitasnya,
tecermin dari kenaikan indeks komposit ICBI sebesar 11,07 persen ytd ke level
436,15; meskipun perkembangan secara mtm menunjukkan penurunan tipis
sebesar 0,43 persen. Yield Surat Berharga Negara (SBN) secara bulanan naik 12,28
bps, sedangkan secara ytd turun 76,08 bps. Tekanan jual investor nonresiden di
pasar SBN terpantau mereda, di mana pada November 2025 tercatat net sell Rp5,93
triliun mtm, dibandingkan net sell Rp30 triliun di bulan sebelumnya (ytd: net sell
Rp4,48 triliun). Sementara di pasar obligasi korporasi, investor nonresiden
membukukan net sell Rp0,10 triliun secara mtm (ytd: net sell Rp1,60 triliun).

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan OJK. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab OJK.


Exit mobile version