Setengah Tahun Tak Diangkut, Limbah Medis di RSUD Aeramo Membludak

Editor: Redaksi
1000377318
Kantong-kantong sampah medis di gudang penyimpanan sampah sampai berjubel keluar karena gudang tak mampu menampung, Photo dok: Flobamora-news
Mesin Ingenerator yang tidak berfungsi, Photo dok: Flobamora-news

Menurut Dokter Candra mesin Ingenerator tersebut tidak dioperasikan lagi lantaran izin operasionalnya sudah dicabut Kementerian Lingkungan Hidup. Manajemen RSUD Aeramo sempat mengajukan perpanjangan izin operasional hanya saja mesti menyediakan lokasi penyimpanan sampah sementara secara permanen. Dan ini yang sedang diupayakan RSUD Aeramo.

“Sempat berfungsi, dulu kan waktu Covid pernah dipakai, izin operasinya sudah dicabut, hanya satu tahun izin dari Kementerian Lingkungan Hidup” jelas dr Candra.

DPRD Segera Panggil Mitra Komisi

Lambannya manajemen RSUD Aeramo dalam menangani limbah medis menuai sorotan anggota Komisi lll DPRD Kabupaten Nagekeo. Sekretaris Komisi lll DPRD Nagekeo Anselmus Waja menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera meninjau dan memanggil manajemen RSUD Aeramo berikut Dinas Kesehatan.

Terkait mesin Ingenerator yang lama tidak beroperasi, Politisi PDI Perjuangan ini bilang manajemen RSUD sama sekali tidak memiliki sumberdaya yang baik dalam menyelesaikan setiap persoalan padahal PAD RSUD Aeramo salah satu yang paling tinggi di Nagekeo. “Soal mesin Ingenerator itu, kita tidak fokus menyelesaikan persoalan, semestinya sesuatu yang mendatangkan PAD harus segera ditangani dan diselesaikan secepatnya” ungkap Ansel Waja.



Exit mobile version