Tekan Angka Stunting, BPOM Bentuk Program PMT Sasar 3 Desa di Nagekeo 

IMG 20241014 WA0055
Sinergi Program Desa Pangan Aman dan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kabupaten Nagekeo, Photo dok: FlobamoraNews.com

Nagekeo, FlobamoraNews.com–, Badan Pengawas Obat dan Makanan bersinergi dengan Kementerian Kesehatan meluncurkan Sinergi Program Desa Pangan Aman dan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT ) berbahan pangan lokal di Kampoeng Mataraman, Kelurahan Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin 14 Oktober 2024.

Sinergi program desa pangan aman ini diikuti oleh perwakilan BPOM di setiap provinsi dan daerah. Di Nagekeo launching

Program Desa Pangan Aman ini diikuti oleh perwakilan BPOM Kupang bersama , Bappelitbangda, Dinas BPMD/PPPA, Kepala Puskesmas dan beberapa tenaga kesehatan serta Kepala Desa yang merupakan desa binaan BPOM.

Ketua Tim PJAS (Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah) & Pasar Balai POM, Kupang Roda Endang Setiyaati menjelaskan program tersebut bertujuan untuk bagaimana engagement peran langsung dari BPOM untuk pendampingan sekaligus pembinaan bagi masyarakat sehingga mendapatkan bahan pangan yang aman.

“Untuk progam pangan aman berbahan lokal ini merupakan program yang diinisiasi oleh Kemenkes, harapannya dengan adanya launching ini ada kolaborasi menggabungkan intervensi sensitif dan spesifik guna mencegah stunting” ungkap Rosa saat diwawancarai di Kantor Bappelitbangda Nagekeo, Senin 14 Oktober.



Exit mobile version