Menanggapi hal itu, Kepala SMPN 3 Boawae Maria Dolorosa Nage Wina mengungkapkan bahwa di samping menilai kemampuan siswa melalui kemampuan saya serap menerima pelajaran di dalam kelas, salah satu cara melakukan pemetaan minat dan bakat adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Itu sudah kita lakukan, jadi, dalam satu minggu itu satu hati yakni hari Sabtu itu hari pengembangan diri. Kita sudah bagi anak sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing, ada yang di olahraga, menulis, musik bahkan bakat kemudian ada yang di bagian sanggar juga” jelasnya.
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang paling menonjol di SMPN 3 adalah pengembangan bakat siswa yang dikembangkan melalui Sanggar Seni Harmony Sunrise binaan sekolah.
Melalui Sanggar Seni ini, kata Maria, siswa diasah kemampuan bakat seninya, mulai dari menyanyi, menari, bermain alat musik hingga menenun. “Kami sudah bentuk kelompok anak untuk menenun dan kita asah dan bina kemampuan mereka dalam menenun, karena menenun ini sebenarnya Kabupaten Nagekeo ini pusatnya ada di sini Watugase dan Gero” pungkas Dia. (***)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
