Soroti Dugaan Pelansiran BBM di TTS, Yabes Nubatonis Minta Pemda Evaluasi Tim Pengawasan

Avatar photo
lv 0 20261011183808

 

Ia menilai dukungan operasional diperlukan agar pengawasan dapat dilakukan secara rutin, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

 

Persoalan yang menjadi perhatian tidak hanya menyangkut aktivitas pengisian BBM berulang kali, tetapi juga dugaan penjualan kembali BBM dengan harga jauh di atas harga pembelian awal.

 

Dalam informasi yang beredar, masyarakat di wilayah Molo Barat disebut harus membayar hingga Rp350.000–Rp370.000 untuk satu jeriken Pertalite berisi 25 liter melalui pelansir.

 

Selain Pertalite, harga Solar juga menjadi sorotan. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam diskusi, Solar yang disebut diperoleh dengan harga Rp6.800 per liter diduga dijual kembali seharga Rp60.000 untuk satu jeriken berisi lima liter.

 

Informasi mengenai harga tersebut masih perlu dikonfirmasi secara independen, termasuk waktu dan lokasi transaksi, pihak yang melakukan penjualan, serta asal BBM yang diperjualbelikan.