“Perencanaan anggaran yang salah dan target yang keliru merupakan dua faktor penyebab kegagalan penekanan angka kemiskinan. Karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao harus mampu merumuskan dengan baik program dan secara berkala meningkatkan potensi yang ada pada setiap Kecamatan dengan cara memberdayakan masyarakat yang masuk dalam kategori miskin”, tegas Gubernur.
“Saya percaya Kabupaten Rote Ndao mempunyai sumber daya yang luar biasa dan didukung etos kerja yang baik untuk mampu menekan angka kemiskinan. Ditahun 2021, Provinsi NTT berhasil menurunkan angka kemiskinan 37 ribu di masa pandemi Covid 19. Saya harapkan dengan mental masyarakat Rote yang giat berkerja dan sebagai mesin sumber daya di Provinsi NTT, kita meningkatkan berbagai potensi yang ada, seperti hasil budidaya rumput laut dari Kabupaten Rote Ndao dengan kualitas terbaik di dunia untuk menumbuhkan ekonomi kita,” ungkap beliau.
“Selain itu Gubernur menghimpau Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao mampu menjadi penghasil sorgum atau jagung rote terbesar di Nusa Tenggara Timur.” Diakhir sambutan menyampaikan bahwa “Pulau Rote Ndao mempunyai energi positif yang luar biasa, kita harus menjaga dan meningkatkan setiap potensi kekayaan sumber daya yang kita miliki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
