3. Modernisasi Layanan: Masyarakat dimudahkan dengan berbagai metode pembayaran, baik secara non-tunai melalui QRIS dan e-money, maupun tunai yang tetap tercatat melalui perangkat EDC (Electronic Data Capture).
Bupati juga menegaskan bahwa kawasan Pasar Inpres Soe dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project) digitalisasi layanan publik di wilayah TTS. Pemerintah daerah berharap langkah ini menjadi awal dari transformasi yang lebih luas menuju tata kelola pemerintahan yang modern, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Direktur PT FTF Globalindo, Bangun Jocelin Tobing, menyampaikan komitmen pihaknya untuk meningkatkan kualitas layanan parkir di lokasi tersebut.
“Tujuan penerapan E-Parking ini tidak hanya soal pencatatan transaksi, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa serta menata sistem parkir agar lebih tertib dan terkontrol. Area parkir juga telah dilengkapi dengan sistem pengawasan CCTV untuk keamanan bersama. Kami juga terbuka menerima masukan dari masyarakat demi penyempurnaan layanan ke depannya,” ungkap Bangun.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
