Oleh sebab itu, politisi Partai Amanat Nasional ini meminta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo untuk menghadirkan tenaga konsultan teknik sipil dan teknik elektrikal. Hal ini bertujuan agar tenaga teknisi tersebut dapat mengontrol dengan baik sarana prasarana infrastruktur maupun sistem kelistrikan demi pelayanan yang lebih baik.
“Perlunya tenaga konsultan teknik sipil dan konsultan elektrikal mekanikal yang benar-benar paham tentang infrastruktur rumah sakit sehingga mampu mengontrol dan mengawasi secara baik dan sistematis sehingga infrastruktur tersebut dapat digunakan maksimal dan bertahan lama karena selama ini ada banyak kebocoran pipa” ungkapnya.
Aurelius juga mendorong pihak RSUD Aeramo segera memanfaatkan mesin injenerator yang selama tidak terpakai dengan menyarankan agar alat tersebut diperbaiki dan direlokasi berdasarkan kajian dari Dinas Lingkungan Hidup tentang kelayakan Lokasi. Sebab, selama ini, sampah medik yang dihasilkan oleh Rumah Sakit dikirim ke luar pulau dengan biaya tidak sedikit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












