Salah satu narasi yang kerap digunakan OPM adalah bahwa pemerintah pusat tidak peduli terhadap masyarakat Papua. Namun, tokoh muda Papua Selatan, Yonas Mbaraka, membantah tegas hal tersebut. Menurutnya, banyak kemajuan yang telah dicapai Papua dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan perluasan akses pendidikan.
“Kalau memang pemerintah tidak peduli, bagaimana mungkin jalan-jalan bisa tembus ke pedalaman, sekolah dibangun di kampung, dan beasiswa tersedia untuk anak Papua ke luar negeri? Ini fakta, bukan propaganda, ” tegas Yonas.
Para tokoh masyarakat juga mengajak seluruh warga Papua untuk lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang disebarkan melalui media sosial atau jalur komunikasi informal oleh simpatisan OPM.
Seruan “Tolak seluruh narasi negatif OPM” menjadi langkah nyata masyarakat Papua untuk melawan provokasi dan memilih jalur damai demi masa depan yang lebih baik. Kini, suara masyarakat semakin kuat “Papua butuh persatuan, bukan perpecahan”.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












