Olahan makanan lokal yang menggambarkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan hasil alam.
5. Rumah Adat Ume Lopo:
Arsitektur tradisional khas Timor yang mengandung nilai filosofis tentang kehidupan, kebersamaan, dan struktur sosial masyarakat.
6. Tenunan Motif Lotis:
Kain tenun tradisional bermotif khas yang melambangkan filosofi tentang alam, kehidupan, dan identitas masyarakat Timor.
Tim dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dipimpin langsung oleh Wakil TTS, Jhony Army Konay, SH.,MH, sekaligus mempresentasikan secara langsung pentingnya pelestarian serta pengakuan terhadap identitas budaya lokal masyarakat TTS.
Pasca penetapan kemenangan itu, Jhony Army Konay mengatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama seluruh masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS). Pengakuan negara terhadap karya budaya daerah menjadi dorongan moral bagi seluruh masyarakat TTS untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan warisan leluhur hingga ke tingkat internasional.
“Kemenangan ini merupakan kemenangan seluruh masyarakat kabupaten Timor Tengah Selatan. Negara telah mengakui warisan budaya kita sebagai bagian penting dari identitas kebangsaan. Oleh karena itu, tugas kita adalah menjaga, mengembangkan, dan mempromosikannya hingga ke dunia internasional,” ujar Army.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










