Sementara itu, dalam sambutan pembukanya, Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Beni, M.Si, Ph.D menyebutkan bahwa Sophia, akan dijadikan merek dagang. Baginya, peristiwa peluncuran Sophia hari itu merupakan momen bersejarah.
“Sebelumnya, Sophia diberikan kepada para tester untuk kemudian dilanjutkan ke BPOM, seterusnya didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan hak Paten. Setelah itu Sophia boleh diedarkan luas di masyarakat dan di luar negeri,” demikian kata Benu membawakan sambutannya dalam dua bahasa.
“Kita akan jadikan trade merk, Sulawesi, misalnya punya Cap Tikus. Jadi, kalau ekonomi rakyat dikembangkan, kita akan bisa sampai pada taraf nasional dan internasional,” tambahnya dalam kesempatan sore itu.
Rektor yang dikenal santun itu kemudian menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tim peneliti. Benu juga menyebutkan sejumlah nama pakar yang telah bekerja maksimal mewujudkan sejarah baru itu. Beberapa nama pakar Undana pun disebutnya antara lain Prof.Heri Lalel, Dr.Dodi Dharma Kusuma dan Prof.Heny Belli.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












