Kisah Marno mengajarkan kita semua bahwa kepedulian tidak pernah menunggu gelar. Ketika nanti ia akhirnya mengenakan toga dan berjalan di panggung wisuda, yang paling bersinar bukanlah gaun atau medalinya. Tapi hatinya yang rela mengorbankan segalanya bahkan momen paling berharga sekalipun demi menahan air mata saudara-saudaranya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
