Daerah  

“WISUDA BISA DIULANG, PERUT TEMAN TAK BISA MENUNGGU” – Mahasiswa Undana Korbankan Tabungan Wisuda Demi Sembako Mahasiswa Flores yang Terlupakan

Reporter : Okber Bait Editor: Okber Bait
9c995df3 c3f3 45ee 975b 2e949cc3ed76

KUPANG – Di tengah hiruk-pikuk persiapan wisuda yang seharusnya menjadi panggung kebanggaan, seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) justru memilih jalan yang membuat bulu kuduk merinding. Marno, pria kelahiran Amarasi Timur yang baru saja menyelesaikan studi sarjana dan langsung melesat ke jenjang pascasarjana, dengan berani mengorbankan seluruh tabungan persiapan wisudanya bukan untuk kemeja putih atau gaun, melainkan untuk membeli sembako bagi saudara-saudaranya yang sedang terluka.

Gempa dahsyat yang mengguncang Flores beberapa waktu lalu tidak hanya merobohkan ribuan rumah, tapi juga merobohkan semangat belajar puluhan mahasiswa di perantauan. Mereka adalah anak-anak rantau asal Flores yang kuliah di Kupang. Kini, mereka terjepit di antara tuntutan akademik dan kabar duka dari kampung halaman.

“Ada yang rumahnya luluh lantak. Ada yang orang tuanya masih mengungsi di tenda darurat. Bahkan, ada beberapa teman yang sampai hari ini belum juga mendapat kabar dari orang tua mereka karena jaringan listrik dan sinyal di desa mereka benar-benar putus total,” tutur Marno dengan mata berkaca-kaca, Rabu (26/8/2026).



Exit mobile version