“Harapan kami, momentum ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi turnamen yang membangun persahabatan antardesa se-Kecamatan Kuanfatu,” katanya.
Menurutnya, menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah kompetisi. Namun, nilai persaudaraan, sportivitas dan kebersamaan harus tetap menjadi tujuan utama.
Sementara itu, Camat Kuanfatu Erens Benu yang turut memantau langsung jalannya pertandingan mengharapkan seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia berharap turnamen HUT ke-81 RI ini dapat menjadi ajang yang bergengsi sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka.
“Olahraga mengajarkan disiplin, sportivitas, dan daya juang yang merupakan cerminan dari semangat para pejuang kemerdekaan,” ujar Camat Kuanfatu.
Menurutnya, olahraga dan kesenian memiliki kekuatan yang sama dalam membangun persatuan.
“Jika olahraga menyatukan tubuh, kesenian menyatukan jiwa. Di tengah arus globalisasi, seni menjadi benteng terakhir identitas lokal,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












