Selain dua isu tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai aspirasi lain yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, bantuan perumahan yang layak, dukungan bagi pengrajin tenun ikat tradisional, pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kualitas SDM, serta pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal Kabupaten TTS.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, David Imanuel Boimau menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya di tingkat provinsi. Ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menindaklanjuti usulan-usulan yang menjadi kewenangan daerah.
“Keterbatasan anggaran memang menjadi kendala utama yang seringkali dihadapi, tetapi kami akan berupaya memperjuangkannya secara berjenjang dengan melihat prioritas yang paling mendesak untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Boimau.
Diketahui, David Boimau akan melanjutkan kegiatan resesnya di beberapa wilayah lain di Kabupaten TTS selama masa reses tahun 2025–2026 ini, guna menjaring lebih banyak aspirasi dari masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












