Selain itu juga Wali Kota Kupang juga menekankan bahwa berjualan Takjil Ramadhan yang lokasi di depan Gereja katedral dari sinilah nilai keberagaman dan saling menghormati terlihat dengan jelas.
“Kita tahu bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur terkenal dengan toleransinya, karena pemerintah Kota Kupang memberi ruang bagi pelaku UMKM Muslim untuk berjualan selama bulan suci Ramadhan”, ujarnya.
Wali Kota Kupang menegaskan bahwa kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
“Kakak ini datang ke sini melihat lokasi ini, jadi bisa dilihat ada Gereja Katedral Kristus Raja, tapi depannya diberikan ruang bagi teman-teman dari Muslim untuk berjualan takjil. Inilah kenapa, ini menegaakan bahwa kerukunan hidup beragama di Kota Kupang bukan slogan semata tetapi merupakan kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat”, tegasnya.
Sementara itu Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Prof. Dr. Drs. Akmal Malik M.Si. menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat dan daerah di tempat Takjil Ramadhan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, terutama menjelang momentum keagamaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












