Ende, FlobamoraNews.com- Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, tegas menolak kehadiran proyek Geotermal yang masuk beroperasi di wilayah Keuskupan Agung Ende.
Hal ini ditegaskan Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, saat beraudiensi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Energi Terbarukan dan Konversi Energi (ESDM-EBTKE), PT. PLN Persero Kantor Pusat Divisi Manajemen Panas Bumi, Sabtu 15 Maret 2025.
Hadir dalam audiensi tersebut pihak PT. PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara dan Unit Pelaksana Proyek Nusra 2, PT. Daya Mas Nage Geothermal, PT. Sokoria Geothermal Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ende.
Dalam salinan pernyataan penolakan kehadiran proyek Geotermal yang diterima media ini, Keuskupan Agung Ende mengemukakan beberapa alasan diantaranya Wilayah Keuskupan Agung Ende terdiri dari gunung dan bukit, serta menyisakan lahan yang terbatas untuk pemukiman dan pertanian warga.
Kemudian dari aspek mata pencaharian, hampir delapan puluh persen (80%) umat Keuskupan Agung Ende adalah petani. Usaha pertanian di wilayah Keuskupan Agung Ende, sangat tergantung pada curah hujan sebab sumber air (permukaan) tanah tidaklah banyak. Pemanfaatan sumber daya air yang tidak
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












