TTS,Flobmora-News.Com || Ketua Forum Pemerhati Demokrasi Timor (FPDT) Doni Tanoen mengajukan pertanyaan terkait kinerja Polres Timor Tengah Selatan (TTS) dalam menangani sejumlah laporan terkait akun anonim dan akun palsu yang telah meresahkan masyarakat di wilayah tersebut. Kondisi ini diduga menyebabkan proses penanganan kasus menjadi lambat dan membuat masyarakat jenuh.
Dalam siaran pers yang diterima awak media,Minggu 8 Maret 2026. Doni Tanoen kembali menyoroti kinerja khususnya Unit Tindak Pidana Siber (Tipiter) Polres TTS. Beberapa kasus yang menjadi perhatian antara lain laporan dari Forkades terkait akun anonim yang menghina para kepala desa di TTS sejak tahun lalu. Hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang dilakukan maupun informasi yang disampaikan kepada pelapor maupun publik.
Selain itu, sebagai Ketua FPDT, Doni juga telah melaporkan adanya akun palsu yang menggunakan nama Saputri Theresia lebih dari satu bulan yang lalu, namun hingga kini tidak menunjukkan perkembangan apapun.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












