AMANUBAN BARAT, TTS ,Flobamora-News.Com – Pemerintah Desa Nusa, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, bersama Aliansi Anti Korupsi (Araksi) TTS dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menggelar klarifikasi terkait beredarnya informasi yang dinilai hoaks dan mencemarkan nama baik di media sosial. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Nusa pada hari Senin, 20 April 2026.
Isu tersebut beredar luas melalui postingan akun anonim dengan nama pengguna @KorbanPKH6884 yang dibagikan di sejumlah grup Facebook, antara lain Pemuda TTS Bebas Berbicara dan Pospera TTS (Yerim Yos Fallo ) . Postingan tersebut berisi tudingan bahwa pendamping PKH di Desa Nusa sering bersikap kasar, menggunakan nada tinggi, melakukan intimidasi, hingga memberikan komentar yang dinilai melecehkan secara verbal kepada para penerima manfaat, terutama warga lanjut usia.
Dalam postingan tersebut, akun anonim tersebut menuliskan: “Co tolong turun langsung survei di Desa Nusa, khususnya soal itu ibu pendamping PKH yang kelakuannya su terlalu. Dari cerita masyarakat, terutama oma-oma dan lansia, dorang bilang itu ibu sering bicara kasar, nada tinggi, dan terkesan intimidasi orang tua-tua yang seharusnya dilayani dengan hormat. Lebih parah lagi, dia suka komentar fisik orang sembarang… Ini bukan pelayanan, ini su jatuhnya pelecehan secara verbal dan bikin orang kecil jadi malu dan takut.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












