“Memang tidak ada hal yang luar biasa yang kita lakukan, akan tetapi pada prinsipnya kami punya komitmen yang kuat untuk menekan angka Stunting ini. Intinya adalah kerjasama lintas sektor, tidak bisa hanya andalkan teman-teman dari Kesehatan saja” ungkap Camat Wolowae Gerry Koro saat diwawancarai Flobamora-News, Jumat (09/04/2024).
Menurut Gerry, persoalan Stunting ini sebetulnya akar permasalahannya ada lebih kepada pola asuh anak oleh orang tua. Dalam beberapa kasus dia melihat, anak dinyatakan Stunting justeru datang dari keluarga mampu baik secara ekonomi maupun sumberdaya manusia (SDM) orang tuanya.
Begitupun juga asupan nutrisi bagi anak. Pria asal Kampung Dhawe, Kecamatan Mauponggo ini mencontohi Dusun Kaburea, Desa Tendakinde yang notabene masyarakat mayoritas nelayan dengan hasil tangkapan melimpah. Di sana justeru salah satu dusun penyumbang stunting.
“Di Kaburea itu ada satu anak stunting dan setelah kami cek datangi langsung ke rumah ternyata ekonomi orang tuanya mampu, tapi anak ini tidak diurus dengan baik, tinggal dengan omanya sementara orang tua sibuk dengan pekerjaannya” papar Gerry.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
