Nagekeo, Flobamora-news.com– Tahun 2024 merupakan tahun pamungkas dalam pelaksanaan program percepatan penurunan angka prevalensi stunting hingga 14% yang ditargetkan pemerintah. Untuk mencapai target ini, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, dan seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya dipacu untuk terus mengoptimalkan program intervensi spesifik dan sensitif, sehingga benar-benar diterima oleh sasaran prioritas.
Dalam lima tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Nagekeo, NTT, dinilai berhasil menurunkan angka stunting dari 21, 40 persen tahun 2019, kemudian 13,79 persen tahun 2020, 9,16 persen tahun 2021, 8,42 persen tahun 2022 hingga 6,7 persen tahun 2023. Itu karena Pemkab Nagekeo di bawah kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja gencar dengan program penanggulangan Stunting. Akan tetapi, memasuki tahun 2024 Nagekeo kembali dibayang-bayangi lonjakan jumlah Stunting.
Jumlah balita tahun 2024 dilaporkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dirilis Bappebtibangda Kabupaten Nagekeo peningkatan stunting kurang lebih 0,94 persen per Februari 2024
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
