Ia menilai, pemerintah daerah dan pihak terkait perlu memberikan perhatian serius terhadap kesulitan masyarakat memperoleh Pertalite. Evaluasi harus dilakukan secara terbuka dan berdasarkan data agar penyebab persoalan dapat diketahui secara jelas.
Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh, alokasi Pertalite dalam satu kali pendistribusian untuk lima SPBU di Kabupaten TTS disebut mencapai kurang lebih 64.000 liter.
Rinciannya sebagai berikut:
* SPBU Oebesa: 24.000 liter.
* SPBU Kilo 3: 8.000 liter.
* SPBU Kapan: 8.000 liter.
* SPBU Niki-Niki: 16.000 liter.
* SPBU Oenali: 8.000 liter.
Dengan demikian, total alokasi sementara untuk kelima SPBU tersebut mencapai 64.000 liter dalam satu kali pendistribusian.
Namun, angka tersebut masih perlu dikonfirmasi secara resmi kepada Pertamina Patra Niaga. Konfirmasi diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara alokasi yang ditetapkan, volume pengiriman aktual, realisasi penjualan, dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
