Meski rapat dilakukan tertutup akan tetapi, awak media kata Tarsisius dipersilahkan untuk mewawancarai pimpinan DPRD dan para pihak ketika rapat selesai. “Nanti setelah rapat selesai bisa wawancara Pimpinan” katanya.
Lebih lanjut Sekwan kata Dia mulai saat ini memperketat aturan publikasi dan liputan setiap jenis persidangan di DPRD Nagekeo. “Kalau Paripurna terbuka, kalau rapat dengar pendapat tertutup” katanya.
Selain kelangkaan BBM, salah satu isu yang dibahas dalam rapat ini adalah menyangkut temuan salah satu anggota DPRD Nagekeo Anton Sukadame Wangge yang memergoki mobil Pertamina bermuatan solar subsidi membongkar solar di wilayah Madanio, Kecamatan Nangaroro belum lama ini.
Politisi Partai NasDem yang geram dengan aksi ilegal tersebut, langsung menyita faktur BBM dan mendokumentasikan kejadian itu sebagai bukti.
“Mobil ada lima, satunya warna biru empat warna hijau. Ada jeriken kosong 14 buah” “ungkap Anton saat ditemui sesaat sebelum rapat dengar pendapat berlangsung.
Mantan anggota Polisi yang sudah malang melintang di dunia intelejen ini mengaku temuan itu bukan hanya kebetulan belaka. Dia sudah lama mengintai dan mengendus adanya tindakan curang oleh pihak-pihak terkait.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
