Mbay, FlobamoraNews.com– Seorang warga Dusun Wowo, Desa Pagomogo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT, terpaksa memikul isterinya yang sedang sakit parah menuju fasilitas kesehatan terdekat lantaran belum ada akses jalan yang bisa dilalui kendaraan.
Klemens Dhae (45), tidak ada pilihan lain selain menggendong isterinya Maria Ernest Wonga (43) yang sedang sekarat sejauh 8 kilometer menuju jalan trans Flores untuk kemudian menggunakan kendaraan menuju Puskesmas guna mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
“Kalau musim hujan, kali banjir besar. Setelah itu, batu-batu besar tutup jalan. Itu tidak mungkin bisa kita pindah kecuali pakai alat berat,” ungkap Klemens kepada wartawan, Kamis 28 Febri 2024.
Klemens adalah satu dari ratusan warga tiga dusun yakni Dusun Wowo, Dusun Garo, dan Dusun Tua Nio—yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan akses transportasi. Sejak Kabupaten Nagekeo masih bergabung dengan Kabupaten Ngada, wilayah ini seolah luput dari perhatian pemerintah.
Menurut Klemens, kondisi jalan di wilayahnya sangat buruk, terutama saat musim hujan. Tidak ada kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang berani melintas di ruas jalan trans Lena-Soroewa karena licin dan rawan bencana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












