Karena itu pembenahan pelayanan PDAM tidak boleh hanya berfokus pada aspek administrasi maupun pengelolaan internal. Evaluasi harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Respons terhadap keluhan masyarakat, tata kelola lembaga serta langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih menjadi sejumlah hal yang perlu terus diperhatikan.
Bagi pemerintah daerah evaluasi tersebut menjadi momentum untuk melihat berbagai hal yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih membutuhkan pembenahan.
Dengan demikian berbagai persoalan pelayanan dapat ditangani secara lebih terarah dan tidak berhenti sebagai catatan dalam rapat.
Paulus Henuk menegaskan bahwa pembahasan lebih strategis akan dilanjutkan melalui rapat bersama pada Senin mendatang di ruang kerjanya.
Rapat tersebut akan membahas secara lebih mendalam berbagai langkah dan strategi yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Rote Ndao.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguatan pelayanan air bersih membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan jajaran pengelola PDAM dengan kepentingan masyarakat sebagai perhatian utama.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










