CSR yang Sustainable dan Peran Media

Avatar photo
IMG 20250430 WA0066
Eduard Depari (kiri) saat memberikan materi via during kepada peserta Journalism Fellowship on CSR, Photo dok; FlobamoraNews.com

Menurut Eduard, kendati tujuan utama perusahaan mencari profit dan keuntungan ekonomis, akan tetapi tidak semestinya mengorbankan hubungan sosial antar stakeholder juga masyarakat sekitar. Kendati demikian, program CSR dijalankan bukan karena kewajiban hukum seperti membayar pajak atau pertimbangan etika (community relations), melainkan kesadaran perusahaan akan peran sosial yang dapat dijalankan.

“CSR itu lisensi sosial bagi perusahaan untuk beroperasi karena itu bukan suatu kewajiban. Perusahaan menjalankan CSR semata-mata karena It is the right thing to do and doing the right things (itu adalah hal yang benar untuk dilakukan dan melakukan hal yang benar) Tidak ada tekanan eksternal untuk menjalankan kegiatan tersebut” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ciri khas perusahaan yang menjalankan program CRS mereka adalah menerapkan sistem pemberdayaan berkelanjutan (Sustainable) yang dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan itu sendiri. Salah satu contoh CSR yang dijalankan dalam rangka pengembangan jangka panjang adalah PT Djarum yang mendirikan Pelatnas di mana memiliki sejarah panjang dalam pengembangan bakat bulu tangkis di Indonesia, dan telah banyak menghasilkan atlet nasional yang berhasil di berbagai ajang kejuaraan.