PENYEBAB KEBAKARAN
Sampai kajian ini dituliskan, belum diumumkan secara resmi penyebab kebakaran. Namun kita perlu mencermati beberapa hal penting selama operasional bandara I Gusti Ngurah Rai:
1. Evaluasi secara detail
aspek Desain Bandara
(Arsitektur, Interior,
Struktur, ME)
2. Evaluasi Sistem Proteksi
Kebakaran Bandara
(Sistem Proteksi Aktif,
Sistem Proteksi Pasif,
Fire Safety Management)
3. Evaluasi Manajemen
Keselamatan Bandara
4. Evaluasi Manajemen
Operasional Bandara
DAMPAK KEBAKARAN
Sampai kajian ini ditulis, masih dihimpun apakah ada kerugian nyawa dan dampak sejumlah kerugian aset akibat kebakaran yang terjadi. Yang penting dicermati dampak “future value” bandara I Gusti Ngurah Rai yang terbakar menurunkan “citra Bali”, menurunkan “citra Indonesia”.
REKOMENDASI
“Revolusi mental terhadap keselamatan” masyarakat di lingkungan Bali saat mengoperasionalkan Bandara I Gusti Ngurah Rai harus ditingkatkan. Kebakaran pada Bandara Internasional memiliki keunikan dibandingkan Bandara Domestik. Semua mata dunia melihat Bandara Internasional. Bagaimana desain Arsitektur yang terintegrasi dengan desain Sistem ME yang mampu mengantisipasi bahaya kebakaran agar penerbangan yang dilayani tidak terhambat? Sejauh mana peran Operator Bandara yang seharusnya tegas terhadap kualitas desain, kualitas Sistem ME, dan juga kualitas bahan bangunan gedung serta kualitas bahan ME?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












