
SOE, flobamora.news.com, 31 Agustus 2026, Upacara pelepasan rombongan kegiatan Napak Tilas Sejarah Perpindahan Ibu Kota Onderafdeling Zuid Midden Timor dari O’besi ke Kota Soe berlangsung khidmat dan penuh makna sejarah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, Pimpinan serta Ketua dan Wakil Ketua DPRD TTS, Kapolres TTS, seluruh unsur Forkopimda, Pimpinan BUMN/BUMD, Instansi Vertikal, Pimpinan Dinas, serta para pegawai dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab TTS.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan narasi sejarah pemerintahan Onderafdeling Zuid Midden Timor di O’besi yang disampaikan oleh Plt. Camat Mollo Utara, Sole Nope, ST. Dalam narasinya dijelaskan bahwa setelah Belanda berhasil menaklukkan raja-raja di Pulau Timor pada tahun 1905 berkat berakhirnya Perang Bipolo dan Nefobesak/Perang Kauniki, seluruh wilayah berada di bawah kekuasaan Belanda. Berdasarkan Zelfbestuur Regelen, dibentuklah Onderafdeling Zuid Midden Timor yang dipimpin seorang Controleur, dengan wilayah mencakup tiga kerajaan berstatus otonomi: Kerajaan Amanuban, Kerajaan Amanatun, dan Kerajaan Mollo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
