Jakarta, Flobamoranews — Penanganan darurat pascagempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menghadapi tantangan akses transportasi. Minimnya akses penerbangan langsung menjadi salah satu faktor yang membuat bantuan darurat dari berbagai instansi tidak dapat segera masuk ke wilayah terdampak.
Dalam dua hari terakhir, sejumlah bantuan mulai tiba di Nagekeo, di antaranya dari tim Basarnas, BNSP, tenaga kesehatan dari pusat, serta bantuan logistik.
Di tengah kondisi tersebut, Susi Air turut mengambil peran dengan mendukung pemerintah dan pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, dalam mempercepat mobilisasi tenaga kesehatan, tim penyelamat, serta kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak gempa.
Berdasarkan komunikasi dengan pihak Susi Air, pada Rabu, 19 Agustus 2026, maskapai tersebut direncanakan menerbangkan tenaga kesehatan, tim BNSP, dan tim medis menuju Ende dan Maumere.
Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan penerbangan dan mobilisasi yang dilakukan sebelumnya. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, tim dari Bajawa melanjutkan perjalanan darat menuju Mbay untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






![[Update] – Dampak Gempa M7.7 NTT, Korban Meninggal Dunia Menjadi 53 Jiwa 7 Screenshot 20260817 132134 Video Player](https://www.flobamora-news.com/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot_20260817_132134_Video-Player-250x140.jpg)





![[Update] – Dampak Gempa M7.7 NTT, Korban Meninggal Dunia Menjadi 53 Jiwa 13 Screenshot 20260817 132134 Video Player](https://www.flobamora-news.com/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot_20260817_132134_Video-Player-400x225.jpg)