Desa Nekmese, Kie — Di pelosok Kie, tempat jalan berdebu dan langit luas membentang, Desa Nekmese bangun dengan harapan baru. Bukan dari gemuruh pabrik, bukan dari kilau kota—melainkan dari tangan-tangan warga yang menggenggam ilmu, dan dari ternak yang kini tak lagi dipandang sebelah mata.
Pada 23–25 Oktober 2026, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) berjabat tangan dengan LSM CRYSAN, CAPER, ISMAPETI, dan Puskeswan Kecamatan Kie. Mereka datang bukan membawa janji, melainkan membawa pelatihan: pembuatan pakan ternak dari bahan lokal, pelayanan Inseminasi Buatan, serta vaksinasi Hog Cholera dan SE pada ternak.
Kepala Desa Nekmese, Nikodemus Selan, menyambut dengan syukur yang tak disembunyikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan bapak dan ibu dari Undana, CRYSAN, CAPER, ISMAPETI, dan Puskeswan Kie. Selama ini peternak kami sering kesulitan soal pakan dan penanganan penyakit hewan. Dengan pelatihan ini, kami berharap warga lebih mandiri dan ternaknya lebih sehat. Ini ilmu yang sangat berharga bagi desa kami,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






