Nagekeo, Flobamoranews.com – Sebagai upaya melestarikan budaya menenun kepada generasi muda Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mendorong kerajinan tenun Ikat masuk ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah SMU/SMK.
Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Nagekeo, NTT, dr Eduarda Yayik Pawitra Gati di sela kegiatan workshop pencelupan benang secara alamiah bagi kaum milenial (pelajar) di sanggar tenun Kantor Dinas Koperasi/UMKM Kabupaten Nagekeo Selasa (30/05/2023).
“Workshop ini menjadi pintu masuk bagi sekolah-sekolah untuk mulai membuat kerajinan tenun ikat masuk dalam pelajaran muatan lokal dan dibimbing oleh para guru secara baik melalui kegiatan ekstrakurikuler” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 27 sampai 30 Mei 2023 tersebut diikuti oleh puluhan siswa-siswi dari beberapa SMU/SMK di Kabupaten Nagekeo. Berdasarkan pengamat dr Yayik selama pelatihan, para peserta begitu antusias, dan rata mereka punya kemampuan dan bakat yang mana layak dikembangkan ke depannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
