Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) posko perjuangan Rakyat Pospera kecamatan Kolbano dari sebuah organisasi masyarakat, Hengky Banu, yang akrab disapa Heba, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Ia menegaskan kepada media bahwa janji pemasangan meteran listrik yang telah disepakati sejak lama tidak kunjung terealisasi. “Sudah melewati batas waktu yang dijanjikan, namun tidak ada respons yang memuaskan dari Eben Fallo. Kami merasa prihatin dengan nasib para korban yang telah menunggu terlalu lama,” ujarnya dengan nada serius.
Heba juga menambahkan bahwa 11 korban yang didampingi oleh Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kecamatan Kolbano, menuntut agar uang mereka dikembalikan sesuai dengan pernyataan yang telah dibuat sebelumnya oleh Eben Fallo. “Kami meminta agar uang tersebut segera dikembalikan karena sudah melewati jatuh tempo tiga bulan lalu. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Heba menegaskan bahwa jika Eben Fallo tidak segera memenuhi kewajibannya untuk mengembalikan uang tersebut, pihaknya tidak akan segan-segan untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang. “Eben Fallo harus segera mengembalikan uang sesuai surat pernyataan yang telah dibuatnya. Jika tidak, kami akan menindaklanjuti kasus ini ke ranah hukum yang lebih serius,” pungkasnya dengan nada mengancam.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












