Diduga Ada Penyimpangan Dana BUMDes ,Warga  Desak Pemda Belu Lakukan Investigasi

Avatar photo
Reporter : Haman Hendriques
Screenshot 2025 05 13 18 52 26 29 7ecc343528d84aae1423bfb8eca3bd44

Foto : ilustrasi 

Belu, Flobamora-news.Com– Penjabat (PJ) Kepala Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Belu untuk melakukan investigasi mendalam terkait dugaan penyimpangan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ketidakjelasan penggunaan dana APBDes yang mencapai ratusan juta rupiah telah menimbulkan kekhawatiran serius.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam wawancara Rabu, 7 Mei 2025, Bernardus Soni Bere, PJ Kepala Desa Naitimu mengungkapkan, sejak menjabat, ia belum menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari pengelola BUMDes. Pernyataan ini disampaikan menyusul rapat terbuka yang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan ketua BUMDes. Permintaan LPJ tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Belu untuk mengaudit penggunaan dana desa. Namun, upaya ini terhambat oleh kurangnya respons dan transparansi dari pihak BUMDes.

Bernardus menekankan keprihatinannya atas ketidakjelasan penggunaan dana APBDes yang mencapai ratusan juta rupiah. “Situasi ini sangat memprihatinkan,” ujarnya. Ketidakjelasan ini semakin mengkhawatirkan karena berbeda dengan kewajiban mantan kepala desa untuk menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dana (LKPJD), BUMDes belum memberikan penjelasan yang memuaskan.