Diduga Lakukan Perampasan dan Penggelapan Mobil milik Debitur,  BRI Finance Dilaporkan Ke Polda NTT

Reporter : Lia Editor: Redaksi
Screenshot 20250214 091100 WhatsApp

Selama lebih kurang 37 bulan (Tiga tahun Satu Bulan), Efridas dan istrinya telah membayar angsuran tersebut. Namun masuk pada periode angsuran ke-38, mereka mengalami kendala finansial hingga tidak bisa membayar kewajiban seterusnya hingga tiga bulan terakhir. Padahal sisa angsuran untuk pelunasan tersisa 9 bulan saja.

Dimasa sulit inilah, tiba-tiba mobil dirampas dan dibawa pergi oleh pihak yang mengaku dari BRI Finance.
Mobil akhirnya dalam penguasaan Debt Collector dan pengendara yang sedang menyewa mobil tersebut dibawa serta ke rumah Efridas dengan tujuan bertemu langsung dengan pemiliknya.

Setibanya di sana mereka hanya mejumpai istri Epridas karena dirinya sedang berada di Soe. Pihak Debt Collector menjelaskan kepada istri Epridas bahwa mobil akan ditarik BRI Finance.

“Silahkan mengambil Kembali mobilnya jika sudah membayar angsuran dua bulan”, ungkap isteri Epridas.

Selepas itu, pelaku minta foto bersama istri Epridas dan pergi membawa mobil tersebut.

Sekembalinya dari luar Kota, 15 Desember 2024, Epridas langsung menghadap ke BRI Finance dengan maksud membayar angsuran dua bulan sesuai pesan yang disampaikan petugas Debt Collector tersebut.



Exit mobile version