Hasil mediasinya, perusahaan milik Willy Lay yang adalah Bupati Belu ini tetap memecat Aloysius Berek yang selama ini menjabat sebagai Manajer Pengendali Mutu dan Richardus Hale yang selama ini menjabat sebagai Pengawas Lapangan.
Sementara itu, dua karyawan lainnya yakni Agustinus Behar selaku pengawas dan Marselinus Nahak Seran selaku operator kembali diterima sebagai karyawan PT. Dian Nusa Lestari.
Dalam proses mediasi, Daniel Liu sempat menawarkan kepada Aloisius untuk kembali bekerja sebagai karyawan PT. DNL. Namun ditolak oleh Aloisius dengan alasan bahwa Daniel telah menyakiti mereka dengan cara memecat secara sepihak tanpa satupun kesalahan yang dilakukan.
“Saya sudah dipecat dan selama ini kami sudah buat laporan. Beberapa kali klarifikasi, saya tetap dipecat. Lalu saat ini saya mau terima hak-hak saya, malah minta saya kerja lagi,” ujarnya dengan nada meninggi.
Aloisius mengatakan akibat PHK sepihak itu, dirinya mengalami kesulitan ekonomi dan sempat mengalami masalah dalam keluarga. Karena itu, dirinya telah berusaha mencari pekerjaan di tempat lain sembari menunggu hak-haknya dibayar oleh PT. DNL. Alasan itu pula yang membuat dirinya tak mungkin lagi melanjutkan kerja sebagai karyawan PT. DNL.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
