“Tahun 2023 kemarin, anggaran pagelaran semuanya bersumber dari APBD Kabupaten Nagekeo dan dukungan sponsor lokal. Tahun ini, sudah mulai mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT melalui Dana Tugas Pembantuan pada Dinas Pariwisata Provinsi NTT yang sudah masuk tahap verifikasi akhir usulan proposal oleh tim pengelola pengadaan barang dan jasa instansi terkait” jelasnya.
Kadis Pariwisata mengatakan, sesuai syarat KEN, pagelaran dilakukan selama 3 tahun berturut-turut, sehingga pihak Kemenparekraf sudah bisa menurunkan Tim Penilai nya untuk melakukan kurasi sehingga diharapkan bisa masuk skema pembiayaan yang ditangani juga melalui intervensi dana pusat.
“Festival tahun 2024 mengambil tema “The Revival of Village”, kebangkitan kampung. Daya tarik wisata daerah juga menjangkau keunikan dan kekayaan khasanah budaya daerah, kebiasaan, ritual dan adat istiadat, serta kearifan lokal yang bersumber dari kampung. Akan hadir 7 atraksi unik dari kampung masing-masing kecamatan 1 pertunjukan, yang dikemas dalam bentuk parade dan eksibisi saat tiba di lokasi acara” paparnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












