Penjabat mengatakan, Festival ini digagas dengan kesadaran penuh, disertai tekad kuat untuk bisa bersaing masuk dalam proses kurasi atau penilaian kharisma event nusantara (ken) oleh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Tahun lalu kita menggelar event ini dengan kekuatan apbd kabupaten dan mitra sponsor lokal. Tahun ini sedikit ada langkah maju, di mana pemerintah provinsi ntt mulai memberi dukungan langsung dengan mengalokasikan sejumlah anggaran melalui dana tugas pembantuan yang saat ini sedang dalam proses verifikasi proposal oleh tim teknis dinas pariwisata provinsi NTT” ujarnya.
Penjabat Bupati mengajak seluruh pimpinan dinas instansi, lembaga pemerintah dan swasta, pengusaha, elemen warga serta komunitas kreatif untuk bahu membahu, memberi dukungan nyata dalam menyemarakan event daerah.
“Masing-masing pihak, silakan ambil bagian, baik berupa biaya, dukungan bahan peralatan, tenaga dan / atau pikiran konstruktif” pesan Raimundus.
Event daerah kata Raimundus pelan-pelan mesti dikemas sebagai satu kesatuan pola simultan. Pelaksana tidak hanya oleh dinas pariwisata. Masing-masing instansi terbuka untuk berkreasi menggelar even yang diatur dengan jadual tertentu minimal setiap bulan dalam setahun. Dinas pariwisata sesuai tupoksinya bisa menyusun penjualan pagelaran even (calendar of event) daerah yang diampu oleh masing-masing sektor sebagai event organizer (EO)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












