Gereja Katholik di Malang Meniadakan Misa Pagi demi Idul Adha

Avatar photo
20190810 213910

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh para pengurus Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel. Gereja itu tetap menjadwalkan kebaktian sesuai dengan jadwal.

20190810 214131

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Hal tersebut dikarenakan jadwal kebaktian paling pagi berlangsung pada pukul 08.00 WIB. Meski begitu, pengurus gereja akan menunda pelaksanaan kebaktian seandainya pukul 08.00 WIB sealat Idul Adha masih belum selesai.

“Tapi kalau selesainya jam 8, mereka (jemaat) tetap akan hadir. Mereka akan lewat pintu belakang. Mereka akan ada di dalam gereja sampai Idul Adha selesai,” kata Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Malang, Pendeta Richard Agung Sutjahjono.

Sebenarnya, secara jarak, gereja GPIB Immanuel lebih dekat dari Masjid Agung Jami Kota Malang. Berjarak sekitar 50 meter, kedua tempat ibadah itu kerap disimbolkan sebagai kerukunan umat beragama di Kota Malang.

Nanti, pengurus GPIB Immanuel akan ikut menjaga pelaksaan shalat Idul Adha itu. Menurut Richard, kondisi seperti sudah biasa dan sudah terjalin selama bertahun-tahun.