Memasuki sesi inti, para peserta diarahkan untuk bertemu dengan dosen pembimbing masing-masing. Pada tahap ini dilakukan pembagian ruang diskusi (room) sebagai wadah kolaboratif dalam menyusun proposal PKM. Selama dua hari pelaksanaan, terbentuk 11 tim PKM yang bekerja secara intensif, mulai dari perumusan ide, penyusunan latar belakang masalah, hingga pematangan konsep program dan metode pelaksanaan.
Pendampingan langsung oleh dosen pembimbing menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teknis penulisan proposal, tetapi juga diarahkan untuk mempertajam kebaruan gagasan, relevansi program, serta potensi keberlanjutan dari proposal yang disusun.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika UNIMOF, Zakaria Al Farizi, M.Pd, menyampaikan bahwa PKM merupakan proses pembelajaran yang menyeluruh bagi mahasiswa.
“PKM bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang bagaimana mahasiswa belajar memecahkan masalah nyata di masyarakat melalui inovasi. Dari proses inilah karakter intelektual dan kepedulian sosial mahasiswa dibentuk,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












