Lebih lanjut Ose Luan mengatakan bahwa pada hari ini ada yang senang karena mendapat jabatan, ada yang kecewa karena berpindah tugas, ada yang menganggap biasa-biasa saja. “Bukan itu yang menjadi tujuan utama suatu kepercayaan diberikan kepada kita sebagai Aparatur Sipil Negara. Kita hanya diberikan kesempatan untuk mengulurkan tangan, pikiran, dan hati kepada orang lain dengan kembali melihat inti dari sumpah yang sudah dibuat yaitu kepada masyarakat, loyalitas kepada bangsa dan negara, serta loyalitas kepada pimpinan,” tegasnya.

Diungkapkan bahwa jabatan dan tempat yang baru merupakan sebuah tantangan baru kepada para pejabat untuk semakin bisa mengeksplorasi kemampuannya secara maksimal demi sebuah tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Anda ditempatkan di situ untuk bisa menemukan diri. Tidak perlu mempertanyakan lahan basah atau tandus karena orang-orang yang ditempatkan pada tempat tersebut adalah orang-orang yang cocok. Sama seperti Tuhan menempatkan orang-orang yang cocok hidup di Tanah Belu yang hanya memiliki 3-4 bulan musim hujan dan 8-9 bulan musim panas,” demikian pesannya. “laksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang ada,” tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












