Di sisi lain, pelatihan dan literasi keuangan bagi pelaku UMKM juga terus digencarkan. “Kami ingin pelaku usaha naik kelas, tidak hanya dapat modal, tapi juga bisa kelola usahanya dengan lebih baik,” jelasnya.
Untuk mendukung kinerja penyaluran KUR yang lebih akuntabel, Bank NTT kini juga mempercepat proses digitalisasi layanan. Hal ini tidak hanya memperkuat efisiensi operasional, tetapi juga bagian dari langkah strategis mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah secara digital.
“Digitalisasi bukan tren semata. Ini jadi kunci untuk mendorong ekonomi lokal sekaligus transparansi pengelolaan keuangan daerah,” tambah Yohanis.
Bank NTT juga memastikan bahwa seluruh langkah strategis yang diambil tetap berada dalam koridor mendukung visi-misi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Komitmen ini sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah, seperti penguatan ketahanan pangan, hilirisasi produk lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi rakyat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












