Rentetan pertanyaan tersebut, menurut Lejap, mencerminkan keresahan yang dirasakan masyarakat terkait kredibilitas informasi yang bersumber dari pihak-pihak yang berafiliasi dengan Pemda Belu. Ia khawatir, kondisi ini dapat menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah jika tidak segera ditangani dengan serius dan profesional.
Saat ini, publik menantikan jawaban dari Pemda Belu atas berbagai pertanyaan kritis yang dilontarkan Lejap Yuliyant Angelomestius, S.Fil. Klarifikasi mengenai status Viki Nahak, perbaikan sistem komunikasi publik, serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi harapan yang terus disuarakan masyarakat Belu. Polemik ini menjadi momentum krusial bagi Pemda Belu untuk berbenah diri dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
Hingga Berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Kabupaten Belu belum memberikan tanggapan resmi terkait kapasitas Viktor Motaain Nahak dalam penyampaian informasi publik. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pejabat berwenang untuk memperoleh klarifikasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












