Tak mudah bagi saya untuk memilih topik. Saya tak mau membahas konflik yang menurut saya sudah terlalu sering dibicarakan. Untuk menemukan “konflik yang ideal” saya mencari daftar pasukan penjaga keamanan PBB, dan menelusuri keberadaan mereka satu per satu sampai saya menemukan MINURSO yang bertugas di Sahara Barat.
Dari sini, saya memperluas referensi. Mempelajari sejarah konflik Sahara Barat yang menjadi sengketa antara Kerajaan Maroko dengan kelompok Polisario yang didukung Aljazair dan juga Libya dan Uni Soviet sebelum bubar.
Konflik ini tidak sekadar buah dari Perang Dingin dan political containment yang dipraktikkan Amerika Serikat dan Uni Soviet pada masa itu, tetapi juga berakar pada perebutan wilayah di Afrika di antara super power Eropa di akhir abad ke-19.
Dalam Konverensi Berlin 1884-1885, super power Eropa pada masa itu, Prancis, Portugis, Spanyol, Belgia, Inggris, Jerman, dan Italia, sepakat untuk membelah tanah Afrika secara damai di antara mereka. Inilah era Scramble for Africa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
