Dalam partisipasi di tahun 2023, saya menggarisbawahi dukungan yang semakin luas pada proposal otonomi yang ditawarkan Kerajaan Maroko sebagai solusi terbaik dan usulan perdamaian yang paling kredibel.
Hal ini juga merupakan solusi paling tepat yang dapat diterapkan dalam konteks geopolitik saat ini demi menciptakan perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan. Tidak kurang dari 28 negara telah membuka konsulat di kota-kota utama Sahara Maroko, yang berarti adalah pengakuan kuat terhadap kedaulatan Kerajaan Maroko atas Sahara.
Di saat bersamaan, satu per satu negara anggota PBB mencabut dukungan mereka pada negara boneka yang dibentuk Polisario dan Aljazair.
Di bagian akhir orasi saya berkata, “Insya Allah sengketa ini akan berakhir secara damai sebentar lagi.”
Dalam pemungutan suara hari Jumat, 31 Oktober 2025, sebanyak sebelas anggota Dewan Keamanan PBB memilih proposal otonomi Sahata Maroko. Mereka adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Guyana, Siera Leone, Slovenia, Denmark, Yunani, Panama, dan Somalia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
